Showing posts with label health. Show all posts
Showing posts with label health. Show all posts

Monday, May 2, 2011

Obat Tradisional (Herbal)

1. Pengertian Obat Tradisional (Herbal)

Obat tradisional (herbal) telah diterima secara luas di hampir seluruh Negara di dunia. Menurut World Health Organization (WHO), negara-negara di Afrika, Asia dan Amerika Latin menggunakan obat tradisional (herbal) sebagai pelengkap pengobatan primer yang mereka terima. Bahkan di Afrika, sebanyak 80% dari populasi menggunakan obat herbal untuk pengobatan primer (WHO, 2003).

Istilah herbal yang sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia pun terutama di dunia kesehatan, kini merambahi kata terapi, pengobatan, hingga kuliner Lantas apakah pengertian herbal itu sendiri?

Setelah mencari tahu dari berbagai literatur, ternyata pengertian herbal cukup luas dan memiliki banyak arti. Salah atunya adalah yang dijelaskan oleh situs http://klik-herbahpa.com/. Dalam situs ini disebutkan bahwa, "Herba atau Herbal ialah tanaman yang bermanfaat sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Hampir seluruh bagian dari tanaman dapat dimanfaatkan sebagai herba seperti daun, buah, batang dan akar. Pada saat ini sebutan herba ditujukan kepada tanaman yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat digunakan untuk pengobatan atau terapeutik".

Sedangkan jika kita merujuk pada bahasa Inggris dari kata Herb, dijelaskan bahwa Herb yang merupakan noun memiliki arti a plant that is valued for qualities such as medicinal properties, flavor, scent, or the like. Herbs have a variety of uses including culinary, medicinal, or in some cases even spiritual usage. Yang artinya; Herba adalah tanaman atau tumbuhan yang memiliki kegunaan untuk kepentingan medis dan semacamnya. Tanaman herba memiliki macam ragam kegunaan termasuk untuk kuliner, pengobatan dan bahkan aktivitas spiritual.

Dan jika kita merujuk pada BPOM, pengertian obat tradisional berdasarkan Peraturan Menteri kesehatan Nomor 246/Menkes/Per/V/1990 Pasal 1 menyebutkan bahwa Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dan bahan-bahan tersebut, yang secara traditional telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.

2. Persyaratan Obat Tradisional (Herbal)

BPOM menyatakan bahwa suatu obat dapat digolongkan dalam obat-obatan tradisional atau herbal jika pertama: obat tersebut mengandung unsur alam 100% tanpa adanya tambahan bahan kimia sedikit pun.

Namun khasiat alamiah dan kemurnian obat-obatan tradisional (herbal) seringkali disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Hal terutama dilakukan produsen obat tradisional yang hanya mencari keuntungan finansial tanpa memperhatikan kemurnian dan risiko dari kandungan obat tradisional. Banyak dari para produsen dengan sengaja mencampur kandungan herbal dari obat tradisional dengan obat modern yang secara kimiawi jika dosisnya tidak tepat akan berbahaya.

Bukan yang pertama kali Badan Pangan Obat dan Makanan (BPOM) menarik obat tradisional dari peredaran. Seperti halnya yang baru-baru ini terjadi, sebanyak 22 macam obat tradisional dan suplemen berkhasiat menambah stamina pria ditarik dari peredaran. Obat-obat itu mengandung bahan kimia obat Sildenafil sitrat dan Tadalafil sitrat. Bahan kimia obat keras itu dapat membahayakan kesehatan bahkan dapat mematikan jika digunakan tanpa resep dokter. Efek Sildenafil yang bisa terjadi yaitu sakit kepala, dispepsia, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, radang hidung, nyeri dada hingga kematian. Sedangkan pada Tadalafil dapat menyebabkan nyeri otot, nyeri punggung, kehilangan potensi seks permanen, menurunkan tekanan darah, hingga stroke.

Syarat kedua yang harus dipenuhi oleh obat-obatan tradisional (herbal) terdapat pada Pasal 15 Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan, disebutkan bahwa: “Keterangan pada Label, ditulis atau dicetak dengan menggunakan bahasa Indonesia, angka Arab dan huruf Latin.”

Kewajiban penulisan label dalam bahasa Indonesia adalah salah satu bentuk perlindungan dari pemerintah terhadap konsumen seperti yang diamanatkan dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) : “Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.”

Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia pada label pendistribusian obal tradisional (herbal) ini juga bermaksud untuk memberikan informasi yang cukup kepada konsumen tentang penggunaan dan khasiat obat yang akan digunakan. Dan adanya kewajibkan agar label ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia, angka Arab dan atau huruf Latin tersebut berlaku mengikat tidak hanya terhadap obat-obatan tradisional yang diproduksi di dalam negeri, namun berlaku juga terhadap obat-obatan tradisional yang dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia untuk diperdagangkan. Tujuan pengaturan ini dimaksudkan agar informasi tentang pangan khususnya obat-obatan tradisional prosuksi pabrik dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, baik dikota maupun didesa-desa.

Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat ini pun akan mewajibkan setiap produk impor untuk menggunakan label berbahasa Indonesia. Aturan tersebut dimaksudkan untuk menekan tingginya penyelundupan barang impor. Label itu seperti data asal produk, perusahaan importir dan menggunakan bahasa Indonesia. Kebijakan mengenai label itu arus diterapkan agar jangan sampai produk dalam negeri terancam atau kalah bersaing dengan banyaknya produk impor ilegal.

3. Macam-macam Obat-obatan Tradisional (Herbal)

Karena banyaknya variasi sediaan bahan alam atau obat tradisional, maka untuk memudahkan pengawasan dan perizinan, maka badan POM mengelompokannya dalam tiga sediaan. Yakni sediaan jamu, sediaan herbal terstandar dan sediaan fitofarmaka.

Sediaan Jamu

Jamu merupakan salah satu sediaan obat tradisional (herbal). Jamu adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman (data empirik).

Klaim penggunaan jamu sesuai dengan jenis pembuktian tradisional dan tingkat pembuktiannya yaitu tingkat pembuktian umum dan medium. Jenis klaim penggunaan harus diawali dengan kata-kata; “Secara tradisional digunakan untuk ……”, atau sesuai dengan yang disetujui pada pendaftaran sediaan di BPOM.

Adapun contoh sediaan jamu yang beredar di pasaran sangatlah banyak. Misalnya saja jamu produksi Sido Muncul, Nyonya Meneer, dan Air Mancur.

Sediaan Obat Herbal Terstandar (OHT)

Obat Herbal Terstandar atau OHT adalah sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan baku yang telah distandardisasi. Sediaan ini merupakan sediaan yang memenuhi kriteria aman, klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah, telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang dipergunakan dalam produk jadi, memenuhi persyaratan mutu yang berlaku. Klaim penggunaan sesuai dengan tingkat pembuktian yaitu tingkat pembuktian umum dan medium.

Sediaan obat herbal terstandar (OHT) itu sendiri hanya ada 17 (tujuhbelas) saja. Berikut daftarnya :

· Diabmeneer

· Diapet

· Fitogaster

· Fitolac

· Glucogarp

· Hi Stimuno

· Irex Max

· Kiranti Pegal Linu

· Kiranti Sehat Datang Bulan

· Kuat Segar

· Lelap

· Prisidii

· Reumakeur

· Sehat Tubuh

· Sanggolangit

· Stop Diar Plus

· Virugon



Sediaan Fitofarmaka

Fitofarmaka adalah sediaan dengan persyaratan aman, klaim khasiat berdasarkan uji klinis, telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang dipergunakan, dan memenuhi persyaratan mutu yang berlaku. Jenis klaim penggunaan obat stradisional sediaan fitofarmaka sesuai dengan tingkat pembuktian medium dan tinggi.

Sedangkan untuk obat tradisiolan sediaan ini yang beredar di pasaran adalah sebagai berikut:

· Nodiar (PT. Kimia Farma)

· Rheumaneer (PT. Nyonya Meneer)

· Stimuno (PT. Dexa Medica)

· Tensigard Agromed (PT. Phapros)

· X-Gra (PT.Phapros)


Berikut ini adalah lambang atau logo dari ketiga sediaan obat tradisonal

4. Penyalahgunaan Obat Tradisional (Herbal)

Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh. Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih lanjut. Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan adalah akar, rimpang, batang, buah, daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar dalam bentuk kapsul, serbuk, cair, simplisia dan tablet.

Menurut penelitian masa kini, meskipun obat-obatan tradisional yang pengolahannya masih sederhana (tradisional) dan digunakan secara turun-temurun berdasarkan resep nenek moyang adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, memang bermanfaat bagi kesehatan dan kini digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Akan tetapi, masih banyak juga pihak yang menyalahgunakan obat tradisional ini. misalnya pemberian bahan-bahan kimia pada sedia obat tradisional. Hal ini bisa merugikan bahkan membahayakan konsumen karena penggunaan dosis bahan kimia yang tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pasien.

Berikut ini adalah kutipan dari situs resmi BPOM mengenai penyalahgunaan obat tradisional tentang Bahan Kimia Obat (BKO) dalam obat tradisional.

Bahan kimia obat (BKO) di dalam obat tradisional

Sampai saat ini Badan POM masih menemukan beberapa produk obat tradisional yang didalamnya dicampuri bahan kimia obat (BKO). BKO di dalam obat tradisional inilah yang menjadi selling point bagi produsen Hal ini kemungkinan disebabkan kurangnya pengetahuan produsen akan bahaya mengkonsumsi bahan kimia obat secara tidak terkontrol baik dosis maupun cara penggunaannya atau bahkan semata-mata demi meningkatkan penjualan karena konsumen menyukai produk obat tradisional yang bereaksi cepat pada tubuh. Konsumen yang tidak menyadari adanya bahaya dari obat tradisional yang dikonsumsinya, apalagi memperhatikan adanya kontra indikasi penggunaan beberapa bahan kimia bagi penderita penyakit tertentu maupun interaksi bahan obat yang terjadi apabila pengguna obat tradisional sedang mengkonsumsi obat lain, tentunya sangat membahayakan. Untuk itulah Badan POM secara berkesinambungan melakukan pengawasan yang antara lain dilakukan melalui inspeksi pada sarana distribusi serta pengawasan produk di peredaran dengan cara sampling dan pengujian laboratorium terhadap produk yang beredar. Informasi adanya BKO didalam obat tradisional juga bisa diperoleh berdasarkan laporan / pengaduan konsumen maupun laporan dari Yayasan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (Yabpeknas).

Menurut temuan Badan POM, obat tradisional yang sering dicemari BKO umumnya adalah obat tradisional yang digunakan pada:

Klaim kegunaan Obat tradisional

BKO yang sering ditambahkan

Pegal linu / encok / rematik

:

Fenilbutason, antalgin, diklofenak sodium, piroksikam, parasetamol, prednison, atau deksametason

Pelangsing

:

Sibutramin hidroklorida

Peningkat stamina / obat kuat pria

:

Sildenafil Sitrat

Kencing manis / diabetes

:

Glibenklamid

Sesak nafas / asma

:

Teofilin



Tips identifikasi secara cepat adanya BKO di dalam obat tradisional.

Yang dapat dilakukan secara cepat sebagai tindakan kewaspadaan terhadap obat tradisional yang tidak bermutu dan bahkan mungkin tidak aman adalah :

· Apabila produk di klaim dapat menyembuhkan bermacam-macam penyakit.

· Bila manfaat atau kerja obat tradisional dirasa sedemikian cepatnya terjadi (“cespleng”).

Bahaya macam-macam BKO yang sering dicampurkan kedalam obat tradisional:

BKO yang sering dicampurkan ke dalam obat tradisional dan bahayanya adalah sebagai berikut :

1. Fenilbutazon
Efek samping :

o Timbul rasa tidak nyaman pada saluran cerna, mual, diare, kadang pendarahan dan tukak, reaksi hipersensifitas terutama angio edema dan bronkospasme, sakit kepala, pusing, vertigo, gangguan pendengaran, fotosensifitas dan hematuria.

o Paroritis, stomatitis, gondong, panareatitis, hepatitis, nefritis, gangguan penglihatan, leukopenia jarang, trombositopenia, agranulositosis, anemia aplastik, eritema multifoema 9 syndroma Steven Johnson, nekrolisis epidermal toksis (lyll), toksis paru-paru.

2. Antalgin (Metampiron)
Efek samping :Pada pemakaian jangka panjang dapat menimbulkan granulositosis.

3. Deksametason
Efek Samping :

o Glukokortikoid meliputi diabetes dan osteoporosis yang berbahaya bagi usia lanjut. Dapat terjadi gangguan mental, euphoria dan myopagh. Pada anak-anak kortikosteroid dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan, sedangkan pada wanita hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan adrenal anak.

o Mineralokortikoid adalah hipertensi, pretensi Natrium dan cairan serta hypokalemia.

4. Prednison
Efek samping :

o Gejala saluran cerna : mual, cegukan, dyspepsia, tukak peptic, perut kembang, pancreatitis akut, tukak oesofagus, candidiasis.

o Gejala musculoskeletal : miopatiproximal, osteoporosis, osteonekrosis avaskuler.

o Gejala endokrin : gangguan haid, gangguan keseimbangan Nitrogen dan kalsium, kepekaan terhadap dan beratnya infeksi bertambah.

o Gejala neuropsikiatri : euphoria, ketergantungan psikis, depresi, insomnia, psikosis, memberatnya shizoprenia dan epilepsy.

o Gejala pada mata : glaucoma, penipisan kornea dan sclera, kambuhnya infeksi virus atau jamur di mata.

o Gejala lainnya : gangguan penyembuhan, atrofi kulit, lebam, acne, gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, leukositosis, reaksi hipersensitif (termasuk anafilaksis), tromboemboli, lesu.

5. Teofilin
Efek samping :Takikardia, palpitasi, mual, gangguan saluran cerna, sakit kepala, insomnia dan aritmia.

6. Hidroklortiazid (HCT)
Efek samping :Hipotensi postural dan gangguan saluran cerna yang ringan, impotensi (reversible bila obat dihentikan), hipokalimia, hipomagnesemia, hipoatremia, hiperkalsemia, alkalosis, hipokloremik, hiperurisemia, pirai, hiperglikemia dan peningkat kadar kolesterol plasma.

7. Furosemid
Efek samping :Hiponatremia, hipokalemia, hipomagnesia, alkalosis, hipokloremik, ekskresi kalsium meningkat, hipotensi, gangguan saluran cerna, hiperurisemia, pirai, hiperglikemia, kadar kolesterol dan trigliserida plasma meningkat sementara.

8. Glibenklamid
Efek samping :

o Umumnya ringan dan frekuensinya rendah diantaranya gejala saluran cerna dan sakit kepala.M

o Gejala hematology trombositopeni dan agranulositosis.

9. Siproheptadin
Efek samping :Mual, muntah, mulut kering, diare, anemia hemolitik, leukopenia, agranulositosis dan trombositopenia.

10. Chlorpeniramin maleat (CTM)
Efek samping :Sedasi, gangguan saluran cerna, efek anti muskarinik, hipotensi, kelemahan otot, tinitus, euphoria, nyeri kepala, stimulasi SSP, reaksi alergi dankelainan darah.

11. Parasetamol
Efek samping :Jarang, kecuali ruam kulit, kelainan darah, pankreatitis akut dan kerusakan hati setelah over dosis.

12. Diclofenac sodium
Efek samping :

o Gangguan terhadap lambung, sakit kepala, gugup, kulit kemerahan, bengkak, depresi, ngantuk tapi tidak bias tidur, pandangan kabur, gangguan mata, tinitus, pruritus.

o Untuk hipersensitif : menimbulkan gangguan ginjal, gangguan darah.

13. Sildenafil Sitrat
Efek samping :Dyspepsia, sakit kepala, flushing, pusing, gangguan penglihatan, kongesti hidung, priapisme dan jantung.

14. Sibutramin Hidroklorida
Efek samping:Dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung serta sulit tidur

Sanksi terhadap pelanggaran

Untuk melindungi masyarakat dari bahaya akibat penggunaan obat tradisional yang dicemari BKO, Badan POM RI telah memberikan peringatan keras kepada produsen yang bersangkutan dan memerintahkan untuk segera menarik peredaran produk serta memusnahkannya. Apabila peringatan tersebut tidak ditanggapi, Badan POM dapat membatalkan ijin edar produk dimaksud bahkan mengajukanya ke pengadilan. Tindakan produsen dan pihak-pihak yang mengedarkan produk obat tradisional dengan menambah BKO telah melanggar UU No.23 tahun 1992 tentang Kesehatan dan Undang-Undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Kepada masyarakat dihimbau, apabila mengkonsumsi jamu agar selalu memperhatikan nomor pendaftaran, aturan pakai, perhatian / peringatan yang tercantum pada etiket / label produk tersebut serta menghindari mengkonsumsi produk yang dicemari BKO seperti yang tercantum dalam daftar lampiran Public Warning yang dikeluarkan Badan POM. Apabila ada keraguan, dapat dikonsultasikan kepada Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) dengan nomor telepon (021) 4263333 dan email ulpk@pom.go.id.

Dengan diketahuinya perihal Bahan Kimia Obat (BKO) dalam obat tradisional, semoga masyarakat awam yang berperan sebagai konsumen atau pasien diharapkan mampu membedakan obat tradisional yang layak guna dan yang tidak. Sehingga dapat meminimalisirkan kemungkina-kemungkinan yang tidak diharapkan.***

Saturday, April 23, 2011

[Tugas] STERILISASI (Metode Incineration dan Metode Penyaringan)

Sterilisasi atau suci hama adalah suatu proses membunuh segala bentuk mikroorganisme yang ada pada sampel, alat-alat, maupun lingkungan. Sterilisasi biasa dilakukan dalam pembuatan obat-obatan yang harus dalam keadaan steril, seperti obat tetes mata dan telinga, infus, dan obat-obat injeksi.

Teknik sterilisasi terbagi menjadi dua, yakni secara fisis dan secara kimia. Dalam tugas ini penulis menyampaikan beberapa teknik sterilisasi secara fisis.

Terdapat enam metode dalam teknik sterilisasi secara fisis. Yaitu sebagai berikut:
a. Metode radiasi,
b. Metode pemanasan dengan uap air dan tekanan (auto clave),
c. Metode pemanasan secara kering,
d. Metode pemanasan secara intermittent (terputus-putus),
e. Metode incineration (pembakaran langsung), dan
f. Metode penyaringan (filtration).

Berdasarkan tugas yang diberikan oleh dosen pembimbing, penulis hanya menjelaskan metode incineration (pembakaran langsung) dan metode penyaringan (filtration).

1. Metode Incineration (Pembakaran Langsung)
Metode incineration (pembakaran langsung) digunakan untuk mensterilkan alat-alat yang terbuat dari platina dan krom. Metode ini dapat dilakukan dengan cara memanaskan langsung alat yang akan disterilkan di atas nyala api bunzen hingga alat tersebut membara atau merah padam.

Dengan menggunakan metode ini alat yang disterilkan akan lekas rapuh dan rusak. Namun keuntungan dari metode pembakaran langsung ini semua mikroorganisme akan hancur.

2. Metode Penyaringan (Filtration)
Berbeda dengan metode pemanasan yang mikroorganismenya dimatikan dan dibiarkan tetap berada pada material yang disterilkan, metode penyaringan tidak membunuh mikroorganisme yang ada pada material, melainkan memisahkan mikroorganisme dari material tanpa membunuhnya.

Bahan yang digunakan dalam metode ini adalah sejenis porselinj yang berpori yang dibuat khusus oleh masing-masing pabrik.
Berikut ini adalah berbagai macam filter yang ada:
a. Berkefeld V.,
b. Coarse N, M dan W,
c. Fine,
d. Chamberland,
e. Seitz,dan
f. Sintered Glass.

Metode ini hanya dapat digunakan untuk sterilisasi larutan gula, serum, hasil produksi mikroorganisme seperti enzim dan exotoxin, dan untuk memisahkan fitrable virus dari bakteri dan organisme lain.


Referensi:


1. Kulingetik. Ilmu Alam Dasar (Akper Sri Bunga Tanjung Dumai). http://kulimijit.blogspot.com/2009/11/ilmu-alam-dasar-akper-sri-bunga-tanjung.html. Kamis, 19 November 2009

2. Gabriel, J.F. 1996. Fisika Kedokteran. Jakarta : EGC

Monday, November 8, 2010

Yoghurt: si multifungsi


Yoghurt atau yogurt identik dengan wanita, kecantikan dan kesehatan. Yogurt yang berasal dari susu yang difermentasi mema

ng sangat baik bagi kesehatan. Bahkan bukan hanya untuk memperlancar saluran pencernaan yang seperti kita ketahui di iklan-iklan televise. Yogurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk susu kacang kedelai. Tetapi produk yogurt saat ini banyak menggunakan susu sapi.

Fermentasi gula susu (laktosa) pada susu sapi menghasilkan asam laktat. Protein dari asam laktat inilah yang berperan dalam menghasilkan

tekstur seperti gel dan bau yang khas untuk yogurt.

Yogurt yang beredar di pasaran saat ini sudah beragam, mulai dari beraneka rasa buah, cokelat, kopi, moka, hingga yogurt tawar yang biasanya digunakan sebagai salah satu bahan kuliner.

Seperti yang telah saya katakana di atas, bahwa kegunaan yogurt bukan hanya untuk membersihkan saluran pencernaan. Berikut adalah manfaat lain dari yogurt yang perlu Anda ketahui.



1. “membersihkan” usus

Bakteri asam laktat yangterdapat pada yogurt mampu menyerap zat mutagenic dari makanan yang ada di dalam usus besar, sehingga secara tak langsung dapat dikatakan “membersihkan” usus. Dengan mengonsumsi yogurt secara teratur akan membantu mencegah kanker usus. Apalagi yogurt juga menghasilkan zat-zat yang diperlukan olkeh hati, sehingga berguna untuk mencegah penyakit kanker. Selain tiu, bakteri Lactobacillus bulgaricus juga memiliki efek antitumor dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap tumor.

2. Sebagai antibody

Ada zat bermanfaat yang dihasilkan oleh bakteri Lactobacillus bulgaricus yang disebut bulgarikan. Zat ini berfungsi sebagai antibiotic spesifik yang hanya membersihkan mikroorganisme yang merugikan. Bakteri “jahat” yang dihambat perkembangannya antara lain adalah Stphilococcus aureus, Shigella dysentriae (penyebab disentri), Salmonella Typhii (penyebab tipus), Clastrodium butolinum (penyebab butolinum, racun pada makanan kaleng), juga mencegah sembelit.

Umumnya, sehabis menjalani pengobatan dengan antibiotic, dokter menganjurkan pasien minum yogurt. Tujuannya untuk memulihkan keseimbangan mikroflora usus.

3. Menurunkan kolestrol

Yogurt terbukti mampu menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Hal ini dmemungkinkan karena yogurt mengandung zat antikolestrol yang mampu menghambat kerja enzim pembentuk kolestrol. Ditambah lagi kolestrol yang terbentuk juga diserap oleh pertumbuhan bakteri Lactobaccilus acidophilus, dan bakteri Bifidobakterium bifidum. Proses ini berlangsung di usus kecil.



4. Masker

Sejak berabad-abad silam wanita-wanita Persia menggunakan yogurt sebagai masker untuk mengurangi dan menghilangkan kerutan. Hingga saat ini pun, manfaat ini masih bias di rasakan. Caranya ialah dengan menyediakan setegah gelas yogurt tawar dan lima tetes air jeruk lemon. Campur kedua bahan tersebut, lalu oleskan pada wajah. Biarkan hingga beberapa saat hingga masker mengering dan teras kencang. Setelah itu, bersihkan wajah dengan air dingin, lalu keringkan dengan handuk bersih.

Tak hanya itu, masker yogurt juga dipercaya untuk menghilangkan noda hitam pada wajah.

5. Nutrisi untuk diet

Kandungan gizi yogurt yang sangat tinggi mampu melebihi gizi yang terkandung dalam segelas susu segar. Dalam yogurt terkandung kalori, protein, karbohidrat, kalsium, dan potassium yang lebih tinggi dibandingkan susu segar, dengan kandungan lemak yang lebih rendah. Karakter inilah yang menjadikan yogurt cocok untuk mereka yang sedang menjalankan program diet rendah kalori.

*semoga bermanfaat

Terima kasih kepada Bapak Drs. M. Yanis Musdja, M.Sc, Apt. atas informasi^^ -FatulNC-

dr. Jose Rizal, MER-C, dan prinsip ikhlash


Siapa yang tak kenal dengan dr. Jose Rizal Jurnalis??

Bagi kalian yang berkecimpung di dunia kesehatan dan melek berita internasional, khususnya perang di Palestin, pasti tak asing lagi dengan nama ini. Pak Jose, seorang dokter terkenal di Indonesia dan aktif turun ke tempat-tempat konflik, adalah sosok yang membuat saya semakin mencintai ilmu yang sedang saya gelitu. Pengobatan dan kesehatan. Pada artikel kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman dan kisah tentang beliau dan bidang yang sedang digelutinya.

MER-C


Berawal dari konflik antar katholik dan muslim di Sulawesi Selatan beberapa tahun silam, ia membentuk suatu tim medis yang berperan di wilayah-wilayah konflik dan bencana. Saat itu, pak Jose yang berperan sebagai relawan melihat banyak aparat dan tenaga medis yang tidak netral dalam menolong para korban di tempat kejadian. Mereka akan melihat latar belakang korban seperti suku, kedudukan, bahkan agama dalam penangan pertama.

Hal inilah yang mendorong pak Jose beserta teman-teman seprofesinya untuk membentuk lembaga kesehatan bernama MER-C. seperti dikatakan sebelumnya, MER-C bergerak di wilayah-wilayah konflik seperti Palestina, Afghanistan dan Irak. Banyak kisah yang dituturkan beliau tentang MER-C, dimulai dari empat orang dokter yang mengumpulkan biaya melalui link-link yang mereka punya, mereka masuk ke medan perang, mtanpa bantuan pemerintah sedikit pun saat itu.

Bahkan ketika satu di antara kami menanyakan bagaimana caranya mereka bias masuk ke daerah knflik yangsangat berbahaya tanpa ada backup dari pemerintah, pak Jose hanya menjawab,” kami punya banyak teman tak terduga dari berbagai belahan dunia dan satu tujuan dengan kami. Yakni menolong saudara karena Allah.”

Yang saya saluti, mereka adalah para dokter yang tak hanya ahli di bidang kesehatan. Tiap orang dari mereka memiliki keahlian pribadi, ada yang dibidah montir (otomotif), computer, dan bahasa. Jadi, mereka tidak merasa kesulitan dalam membentangkan bantuan ke tempat-tempat yang tak dikenali sekalipun.

Biaya dari amal saudara-saudara yang peduli

Mendengar kisah perjalanan MER-C, saya penasaran dengan biaya yang mereka gunakan. Karena sebagaimana yang kita ketahui, medis bukanlah hal yang murah, mulai dari perlengkapan pemeriksaan, obat, hingga perangkat operasi yang pasti dibutuhkan, dan ongkos perjalanan hingga ke negara seberang. Sungguh mencengangkan, dana yang mereka gunakan bukan dari pemerintah, melainkan murni dari bantuan saudara-saudara Indonesia yang peduli dengan sesama. Bahkan berdasarkan data yang ada di MER-C, tercatat miliyaran rupiah yang digunakan untuk bantuan medis. Namuin, untuk ongkos perjalanan para dokter dan relawan, dikenakan biaya sendiri.

Uang amanah rakyatlah yang kita gunakan untuk saudara-saudara kita. Begitulah pak Jose mengatakannya. Doakan kami agar kami tetap amanah dan selamat dalam perjuangan ini. Kalaupun harus mati terkena tembakan atau bom di sana (negara konflik), semoga Allah mencatatnya sebagai pahala syahid.


Dokter muslim yang memegang prinsip ikhlas

Pada pertemuan pertama ini, talk show MER-C di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN SYAHID Ciputat, banyak ilmu yang dapat saya serap dari beliau. Bagaimana menjadi seorang tenaga medis yang menolong dengan profesional dan istiqamah dalam berniat.

Ikhlash. Ya. Hanya satu kata, tapi berdampak besar pada diri kita, terutama para ahli medis. Pak Jose yang seorang dokter sperialis ortopedi ini mencoba menanamkan prinsip ikhlash bagi kami mahasiswa yang berperan dalam dunia kesehatan. Menjadikan kalian tenaga medis muslim yang militan tanpa fanatik. Begitulah beliau berkata.

“PRINSIP IKHLASH DAPAT MEMBUKA MATA HATI YANG TERTUTUP.” Itulah perkataan pak Jose yang masih saya ingat dan tercatat rapi di buku catatan kecil saya. Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia kesehatan dan pengobatan khususnya, seharusnya kita tidak membedakan siapa yang lebih mampu dan siapa yang tidak, siapa yang berpangkat dan siapa yang bawahan, apalagi sampai membedakan siapa yang muslim dan siapa yang nonmuslim. Menurut pak Jose, semua itu hilang di depan para dokter. Yang kita lihat hanya kondisi fisiknya (luka) bukan latar belakangnya.

Lalu, bagaimana dengan ikhlash-nya? Di sinilah letak ujiannya. Ditengan peperangan ndan dentuman bom, para tim medis di tuntut menyelamatkan korban-korban terluka dengan profesional.. tanpa memilah dan mengotak-ngotakan mereka. KETIKA SESEORANG LILLAHITA’ALA, INSYA ALLAH AKAN BERTEMU PADA SATU TITIK BERNAMA IKHLASH!

Inilah saatnya prinsip ikhlash tertanam pada diri kita sebagai muslim. Paling tidak sebagai manusia. Kenapa? Karena inilah barometer kepedulian kita kepada sesama dan ikhlashlah yang mengatarka kita pada pluralitas kehidupan. -FatulNC-

Tuesday, August 24, 2010

Lalat dan Sayapnya

ada yang pernah mendengar pernyataan "kalau ada lalat masuk ke dalam makanan, lalatnya jangan dibuang. tapi masukkan lalat itu kembali ke makanannya lalu buang." ya, kurang lebih begitu. nah, mari kita telaah kebenaran dari pernyataan tersebut.

diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: nabi Muhammad saw. bersabda:

"jika ada seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang dari kalian, maka hendaklah ia membenamnya, kemudian angkat dan buanglah, karena salah satu sayapnya mengandung penyakit dan sayap yang lain mengandung obat (penawar)" (H.R. Al-Bukhari dan Ahmad)

jauh sebelum terungkapnya fakta ini oleh disiplin medis modern, empat belas abad silam Nabi saw. telah menginformasikan adanya kandungan penyakit dan obat penawar pada kedua sayap lalat. Rasul menjelaskan bahwa untuk mensterilkan air yang kemasukan lalat dan tercemar oleh kuman-kuman penyebab penyakit yang ada di dalam salah satu sayapnya.

sejumlah eksperimen ilmiah modern telah membuktikan kebenaran rahasia terselubung yang terkandung dalam hadits ini. bahwa memang ada ciri khusus yang ada dalam salah satu sayap lalat, yang berfungsi untuk memindahkan bakteri ke tempat lain. apabila masuk ke dalam minuman atau makanan, lalat akan meletakkan kuman-kuman yang menggantung di ujung-ujung kakinya pada makanan dan minuman yang dihinggapinya. namun uniknya, lalat ternyata juga membawa zat pembasmi kuman yang paling ampuh dan efektif di bagian perutnya, dekat dengan salah satu sayapnya.

karena itu, jika semua tubuh lalat ini ditenggelamkan ke dalam air atau makanan lalu dibuang, maka cara ini sudah cukup untuk membunuh kuman-kuman yang dibawa lalat dan cukup pula untuk menghentikan reaksi kuman.

di samping itu, secara ilmiah telah dibuktikan bahwa lalat mengeluarkan sel-sel hidup (corpuscles) jenis enzim yang disebut "predator" yang berfungsi memangsa kuman-kuman yang ditebar salah satu sayap dan mulut, sehingga bisa disebut pula pembawa kesembuhan. sel predator ini berukuran mikroskopis. panjangnya sekitar 20-25 milimikron. jika seekor lalat jatuh ke dalam makanan dan minuman tesebut agar ia mengeluarkan zat-zat antibodi yang berfungsi untuk membasmi kuman yang dibawanya.

ilmu pengetahuan modern telah membuktikan hadits yang disampaikan Rasulullah saw. dengan gambaran yang menakjubkan, sehingga mampu meruntuhkan argumentasi kalangan yang menolak hadits. Dr. Amin Ridha, guru besar Ilmu Bedah Tulang Fakultas Kedokteran Universitas Iskandariyah, Mesir, menulis sebuah disertasi mengenai hadits ini. dalam disertasi tersebut beliau bahwa referensi-referensi kedokteran klasik telah memuat resep-resep medis untuk berbagai jenis penyakit yang menggunakan media lalat. di zaman modern, kalangan ahli bedah yang hidup sebelum ditemukannya komposisi sulfat atau pada dekade tiga puluhan abad ini (abad 20), menjelaskan bahwa mereka telah melihat dengan mata kepala mereka sendiri terapi penyembuhan patah tulang akut dengan lalat.

dari sini nampak jelas bahwa dalam perkembangannya dunia sain modern semakin menegaskan akselerasi teori-teori ilmiahnya dengan kandungan hadits nabawi yang telah disampaikan berabad-abad silam, sehingga hal ini bisa dianggap sebagai kemukjizatan tersendiri. wallahua'alam. -FatulNC-

Sunday, August 8, 2010

Efek Psikologi Warna Hijau

dalam dunia psikologi, warna memiliki peran penting dalam memengaruhi kejiwaan seseorang yang melihatnya. dalam artikel kali ini, saya kan membahas tentang efek psikologi warna hijau. tidak hanya pengaruh warna hijau terhadap psikis seseorang, namun juga dampak warna hijau terhadap kondisi fisik.



warna hijau dalam al-Qur'an disebutkan berulang kali dalam sembilan ayat; al-An'am 99, Yusuf 43, Yusuf 46, al-Kahfi 31, al-Hajj 63, Yaasiin 80, ar-rahman 64, ar-Rahman 76, dan al-Insan 21. dalam ayat-ayat tersebut, warna hijau lebih sering dikaitkan dengan kemakmuran bumi dan keberadaan surga atau iklim keceriaan, kesenangan, kebahagiaan, dan ketenangan jiwa makhluk yang dikelilingi warna hijau.

dalam surat ar-Rahman, Allah berfirman:

"Maka bertelekan padabnatal-bnatal yang hijau dan permadani yang indah" (Qs. ar-Rahaman: 76)

sedangkan dalam surat al-Insan, kita temukan firman Allah:

"Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal yang dipakaikan kepada mereka gelang (yang) terbuat dari perak dan Tuhan memberikan kepada mereka yang bersih." (Qs. al-Insan:21)

Ardithcham, seorang ahli psikologi dunia ditahun 2008, didukung oleh ilmuan Suriah, Dr. Abdul Hamid Diyab dan Dr. Ahmad Qurquz mengatakan bahwa warna mamiliki pengaruh besar dalam diri manusia. sejumlah riset dan eksperimen pun turut dilakukan untuk membuktikan bahwa warna dapat mempengaruhi maju mu8ndurnya seseorang dalam melangkah, membuatnya merasakan panas atau dingin, senang atau sedih, bahkan bisa mempengaruhi kepribadian laki-laki dan pandangannya terhadap kehidupan.

mengingat pengaruh warna yang begitu dalam pada jiwa manusia, maka sejumlah rumah sakit besar di dunia pun mengundang para pakar untuk memberikan usulan warna dinding dan seragam dokter yang bisa menunjang kesembuhan para pasien.

sejumlah eksperimen menyatakan bahwa warna kuning dapat membangkitkan vitalitas sistem syaraf dan dapat meningkatkan kecerdasan anak. warna ungu yang dikenal sebagai lambang fantasi dan imajinasi diakui dapat memberi stabilitas sistem metabolisme tubuh. sedangkan warna biru yang cerah dan terkesan sejuk membuat manusia merasa adem, berbeda dengan warna merah yang membuat orang-orang disekitarnya merasa panas. lalu bagaimana dengan hijau? inilah jawaban dari banyak pertanyaan mengapa pakaian operasi dan seragam para dokter ahli bedah berwarna hijau. para ahli menyimpulkan bahwa warna hijau dapat membangkitkan keceriaan, kegembiraan, dan kecintaan pada kehidupan.

menutup artikel kali ini, ada satu peristiwa unik yang berkaitan dengan warna. yakni, di kota London, ada sebuah jembatan bernama "Black Freire" yang terkenal dengan sebutan "jembatan bunuh diri". julukan ini diberikan karena banyaknya kasus bunuh diri yang dilakukan di atas jembatan tersebut. untuk mengubah citra buruk ini, pemerintah setempat mengganti warna jembatan yang semula berwarna cokelat tua menjadi hijau terang. ternyata setelah penggantian warna ini, angka bunuh diri di jembatan tersebut menurun drastis.

keunikan-keunikan dampak warna hijau di atas disebabkan medan mata untuk memandang warna hijau lebih kecil daripada medan pandang warna-warna lainnya. panjang gelombang warna hijau juga sedang. tidak sepanjang warna merah dan tidak sependek warna biru.--FatulNC--
*semoga bermanfaat