mungkin banyak yang ragu untuk menggunakan jilbab. So,, supaya gak ragu-ragu lagi. tuk, kita ketahui dulu manfaat dan mukjizat di balik balutan jilbab.
1.selamat dari azab Allah
2. ibadah yang mudah, tanpa lelah dan lebih dicintai Allah
3. mengundang turunnya pertolongan Allah
4. tanda wanita terhormat
5. terhindar dari pelecehan
6. menjauhkan diri dari perbuatan nista
7. bersahabat dengan wanita solehah
8. mengundang jodoh yang soleh
9. jilbab menunjukkkan harga diri pemakainya
10. terhindar dari tindakan kriminal
11. termasuk tolong menolong dalam kebaikan
12. membuat geram musuh-musuh Allah
13. Memelihara rasa malu
14. memneri teladan yang baik kpd sesama
15. melatih diri untuk sabar dalam ketaatan
16. meniru wanita-wanita solehah
17. menjaga masyarakat dari degradasi moral
18. syiar kaum muslimin
19. jilbab adalah sarana dakwah
20. menghemat pengeluaran
21. menghemat waktu
22. menjaga kebersihan hati
23. memelihara kecemburuan laki-laki
24. aman dari bahaya hasat dan mata yang jahat
25. dengan jilbab akan seperti bidadari surga
26. jilbab mencegah tabarruj
27. terhindar dari debu dan sengatan matahari
28. jilbab adalah pakaian serba guna
29. jilbab membuat anda awet muda
30. mengurangi kesenjangan sosial
naaah udah pada tahukan, manfaat dari jilbab. sebenarnya masih banyak lagi manfaat yang lainnya, tapi gak muat,, saking banyaknya..
udah gak ragu kan?
atau masih ragu?
wah,, wah, wah itu kelewatan...
kalau gitu, temui aku langsung aja yah,, untuk konsultasi..
Hheehe
Wednesday, April 22, 2009
Sunday, April 19, 2009
kapan kamu masuk islam?
saya masuk islam sejak saya lahir!!!
lalu, yang saya tahu. seseorang masuk islam kalau ia telah mengucapkan 2 kalimat syahadat. kapan sih kamu mengucapkannya???
yaah. itulah hal yang pernah ditanyakan oleh kakak di NF. huhf, sempat bingung sih. maklum, ilmuku masih cetek. tapi, ternyata jawaban yang sebenarnya mudah loh. yakni sejak 'kita semua' masih di alam ruh.
jadi begini. sebelum ke alam rahim ibu, seluruh manusia telah berada di alam ruh. yakni alam di mana jasad kita belum diciptakan. nah jadi skenarionya gini nih:
Allah SWT menanyakan kepada seluruh ruh-ruh manusia apakah kita sebagai ciptaanNya beriman padaNya. naah, seluruh ruh mengucapkan dengan serentak "YAAAAA, kami beriman padaMu"
tapi, Allah tidak percaya begitu saja. karena, seperti halnya orang yang baru kita kenal, apakah kita lansung percaya pada orang itu? nggak kan? begitu juga Allah. Dia gak percaya tuh, karena Dia tahu bahwa manusia memiliki sifat pembohong.
nah, jadi "kita semua" sudah bersaksi deh kepada Allah bahwa kita beriman kepadaNya. dan pada dasarnya seluruh ciptaanNya adalah Islam. lalu, yang kafir bagaimana??? itu dia,, adanya orang kafir karena mereka dilahirkan oleh keluarga kafir.
maka beruntunglah kita yang terlahir dalam keadaan Islam. dan semoga Islam tetap menjadi status kita sampai ke alam barza. Amiin...
lalu, yang saya tahu. seseorang masuk islam kalau ia telah mengucapkan 2 kalimat syahadat. kapan sih kamu mengucapkannya???
yaah. itulah hal yang pernah ditanyakan oleh kakak di NF. huhf, sempat bingung sih. maklum, ilmuku masih cetek. tapi, ternyata jawaban yang sebenarnya mudah loh. yakni sejak 'kita semua' masih di alam ruh.
jadi begini. sebelum ke alam rahim ibu, seluruh manusia telah berada di alam ruh. yakni alam di mana jasad kita belum diciptakan. nah jadi skenarionya gini nih:
Allah SWT menanyakan kepada seluruh ruh-ruh manusia apakah kita sebagai ciptaanNya beriman padaNya. naah, seluruh ruh mengucapkan dengan serentak "YAAAAA, kami beriman padaMu"
tapi, Allah tidak percaya begitu saja. karena, seperti halnya orang yang baru kita kenal, apakah kita lansung percaya pada orang itu? nggak kan? begitu juga Allah. Dia gak percaya tuh, karena Dia tahu bahwa manusia memiliki sifat pembohong.
nah, jadi "kita semua" sudah bersaksi deh kepada Allah bahwa kita beriman kepadaNya. dan pada dasarnya seluruh ciptaanNya adalah Islam. lalu, yang kafir bagaimana??? itu dia,, adanya orang kafir karena mereka dilahirkan oleh keluarga kafir.
maka beruntunglah kita yang terlahir dalam keadaan Islam. dan semoga Islam tetap menjadi status kita sampai ke alam barza. Amiin...
Monday, March 16, 2009
Hujan

Ada kegundahan tersendiri yang dirasakan seekor anak katak ketika langit tiba-tiba gelap. "Bu, apa kita akan binasa. Kenapa langit tiba-tiba gelap?" ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya. Sang ibu menyambut rangkulan itu dengan belaian lembut.
"Anakku," ucap sang induk kemudian. "Itu bukan pertanda kebinasaan kita. Justru, itu tanda baik." jelas induk katak sambil terus membelai. Dan anak katak itu pun mulai tenang.
Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil. "Ibu, itu apa lagi? Apa itu yang kita tunggu-tunggu?" tanya si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya.
"Anakku. Itu cuma angin," ucap sang induk tak terpengaruh keadaan. "Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang!" tambahnya begitu menenangkan. Dan anak katak itu pun mulai tenang. Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan.
"Blarrr!!!" suara petir menyambar-nyambar. Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan. Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa. Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya. Tapi juga gemetar. "Buuu, aku sangat takut. Takut sekali!" ucapnya sambil terus memejamkan mata.
"Sabar, anakku!" ucapnya sambil terus membelai. "Itu cuma petir. Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang," ungkap sang induk katak begitu tenang.
Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan. Tiba-tiba, ia berteriak kencang, "Ibu, hujan datang. Hujan datang! Horeeee!"
**
Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum.
Saat itulah, tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Persis seperti anak katak yang takut cuma karena langit hitam, angin yang bertiup kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya tanda-tanda hujan.
Benar apa yang diucapkan induk katak: jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapi. Karena hujan yang ditunggu, insya Allah, akan datang. Bersama kesukaran ada kemudahan. Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan. -FatulNC-
Subscribe to:
Posts (Atom)