Wednesday, July 21, 2010

Keistimewaan Sya'ban


Bulan Sya'ban adalah bulan kedelapan menurut kiraan takwim Hijriyyah yang padanya mempunyai 28 hari. Sya'ban berarti bercerai-berai. Dinamakan Sya'ban kerana di bulan ini masyarakat Arab ketika itu bertebaran ke berbagai tempat untuk mencari air disebabkan kemarau yang berpanjangan.


Bulan Sya'ban merupakan salah satu bulan yang mulia dan mempunyai beberapa kelebihan dan keistimewaan tertentu padanya. Padanya digalakkan untuk memperbanyakkan ibadah seperti di bulan Ramadhan, Rajab, Muharam dll. Di samping itu, bulan Sya'ban adalah bulan untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan.

Masyarakat Arab menggambarkan kemuliaan bulan Sya'ban ini dengan beberapa huruf dan artinya yang tersendiri. Di antaranya:

1. Kemuliaan derajat Rasulullah saw. di atas karunia bulan Sya'ban kepadanya sehingga dinamakan bulan ini adalah bulan Nabi saw.

2. Keperkasaan dan ketinggian.

3. Kebaikkan dan kebajikan yang dilakukan pada bulan ini akan mendapat ganjaran pahala yang besar dari Allah swt.

4. Kasih sayang dan kemesraan.

5. Cahaya keimanan dan cahaya ibadah yang dikurniakan oleh Allah swt. kepada hamba-Nya yang bertaqwa.

di bulan Sya'ban terdapat pula berbagai peristiwa bersejarah dalam Islam, yakni:

1. Menurut Imam Nawawi, pada hari Nisfu Sya'ban (hari kelima belas di bulan ini) tahun kedua Hijriah, telah berlaku pertukaran kiblat umat Islam. Yaitu dari Masjid al-Aqsa ke Ka'bah di Masjid al-Haram.

2. Terjadi peperangan Bani Mustalik pada tahun kelima Hijrah. Kemenangan berpihak kepada Islam.

3. Terjadi peperangan Badar yang terakhir pada tahun keempat Hijrah.

Adapun amalan-amalan yang biasa dilakukan Rasulullah dan para sahabat di bulan Sya'ban adalah:

1. Memperbanyakkan Puasa Sunah

Aisyah r.a. berkata : Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw. menyempurnakan puasa sebulan penuh melainkan pada bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat baginda memperbanyakkan berpuasa sebagaimana pada bulan Sya'ban.
(Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Aisyah r.a. juga pernah berkata: Nabi Muhammad saw. tidak banyak berpuasa melainkan pada bulan Sya'ban dan baginda telah berpuasa sebulan penuh pada bulan Sya'ban. Dan baginda bersabda: Lakukanlah amalan yang mana kamu mampu membuatnya maka sesungguhnya Allah tidak membebankan (mewajibkan) kamu sehingga kamu merasa berat dengan bebanan. Dan apa yang disukai oleh Rasulullah saw. adalah sembahyang (sunah) yang sentiasa dilakukan meskipun sedikit. Dan baginda mendirikan sembahyang, maka baginda sentiasa istiqamah di dalam berbuat demikian.
(Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Sebuah hadits Nabi saw.: Rasulullah saw. telah berpuasa sebahagian besarnya dari bulan Sya'ban.
(Riwayat Nasaie)

2. Memperbanyak Berzikir dan Berdoa

Sabda Rasulullah saw.: Allah mencurahkan kebajikan pada empat malam yaitu malam Raya Haji, malam Raya Puasa, malam Nisfu Sya'ban dan malam Arafah.
(Riwayat al-Baihaqi).

Sabda Rasulullah saw. : Doa merupakan otak kepada ibadah.
(Riwayat al-Tirmizi).

Aisyah r.a. berkata: Rasulullah saw. mengingati Allah (berzikir kepada Allah) setiap waktu.
(Riwayat Muslim).

3. Sentiasa Bertaubat dan Beristighfar

Allah swt. berfirman: Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman supaya kamu berjaya. (Q.S. an-Nur Ayat 31).

Tuesday, July 6, 2010

Lima Bab Singkat

BAB I
aku sedang berjalan. ada lubang yang dalam di tepinya. aku terperosok. aku tak berdaya. itu bukan salahku. lama sekali baru aku bisa ke luar.

BAB II
aku sedang di jalan yang sama. ada lubang yang dalam di tepinya. aku pura-pura tidak melihatnya. lagi-lagi aku terperosok. tidak kusangka aku berada di tempat yang sama lagi. tapi itu bukan salahku. masih saja lama sekali baru aku ke luar.

BAB III
aku sedang di jalan yang sama. ada lubang yang dalam di tepinya. aku melihatnya. tapi tetap saja aku terperosok. sudah jadi kebiasaan. sekarang mataku terbuka. aku tahu di mana aku berada. ini salahku. akupun segera ke luar

BAB IV
aku sedang di jalan yang sama. ada lubang yang dalam di tepinya. aku menghindarinya

BAB V
aku melewati jalan lainnya.

dikutip dari There's a Hole in My Sidewalk karya Portia Nelson.


Siapa Aku?

Aku adalah teman tetapmu
aku adalah penolongmu yang terbesar
atau bebanmu yang terberat
aku akan mendorongmu maju atau menyeretmu menuju kegagalan
Aku sepenuhnya tunduk kepada perintahmu
sebagian hal yang aku lakukan mungkin sebaiknya
kamu serahkan saja padaku, maka
aku akan melakukannya dengan cepat dan tepat

aku mudah diatur, tugasmu tegas kepadaku
tunjukan kepadaku, bagaimana seharusnya
kamu ingin sesuatu itu dilaksanakan
dan setelah beberapa kali belajar aku akan melakukannya
dengan otomatis.


aku adalah hamba dari semua insan besar
dan sayangnya, juga hamba dari semua pecundang.
mereka yang besar, telah kujadikan besar
mereka yang gagal, telah aku jadikan pecundang

aku bukan mesin, walaupun aku bekerja dengan ketetapan
seperti mesin ditambah intilijensi manusia
kamu bisa menjalankan aku demi keuntungan
atau demi kehncuran.
semua itu tak ada bedanya bagiku

ambillah aku, latihlah aku, tegaslah terhadapku
maka aku akan meletakkan dunia di kakimu
bersikaplah terhadapku maka aku akan mengkancurkanmu.


Siapakah Aku